Gaikindo Memburu Satu Juta

7 Apr

Jakarta – Indonesia memiliki keunggulan dibanding negara lainnya yaitu populasi jumlah penduduk yang begitu besar, mencapai 240 juta jiwa lebih. Modal inilah yang menyebabkan pasar otomotif Indonesia terus berkembang pesat dan bisa mengalahkan negara Asean lainnya. Lihat saja jika di tahun 2009 penjualan mobil di Indonesia mencapai 486.061 unit, kemudian naik 57% di tahun 2010 menjadi 764.710 unit. Selanjutnya di tahun 2014, diperkirakan akan mencapai 1 juta unit.

Analisis ini diungkapkan Sudirman Maman Rusdi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) saat ditemui di press conference pameran IIMS 2011 di Jakarta, Selasa 5 April 2011. “Tahun ini meskipun ada gangguan kenaikan minyak dunia, pajak BBN, pajak progresif hingga bencana di Jepang, kami tetap optimis penjualan mobil 2011 mencapai 780.000 – 830.000 unit. Di 2012, kami prediksi 800.000 – 850.000 unit dan 2014 bisa mencapai 1 juta unit lebih. Sedangkan untuk 2 juta unit, mungkin akan tercapai di 2018 atau 2020,” ujar Sudirman.

Dengan terus meningkatnya populasi kendaraan, Sudirman mengakui harus diikuti pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan. Untuk itu, pihak Gaikindo telah merancang sebuah konferensi internasional bertema Indonesia Toward 2 Million yang akan dilakukan saat pelaksanaan Indonesia International Motor Show 2011 pada 22 – 31 Juli mendatang. “Kami akan mengundang berbagai pihak, mulai dari pemerintah, swasta, praktisi, pengamat otomotif dan para cendekiawan,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Astra Daihatsu Indonesia.

Nada optimismenya juga diungkapkan Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT. Toyota-Astra Motor. “Penduduk Thailand hanya 60 juta dengan penjualan mobil 2010 mencapai 800.396 unit. Sedangkan Indonesia penduduknya 240 juta, jadi masih sangat berpotensi pasarnya,” tegas Johnny. Hanya saja Johnny menyebutkan ada saja kendala saat pasar Indonesia mau melesat. “Sebelumnya kenaikan harga minyak dunia membuat pasar terganggu, kini bencana gempa dan tsunami di Jepang berimbas membuat pasokan terganggu,” tukasnya. (M. Lulut)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: