Memprihatinkan

2 Apr

Bandung – Seorang ketua DPR yang bergelar Doktor (meski cuma pemberian) bikin pernyataan yang tidak sesuai dengan kedudukan dan jabatannya. Dalam catatan saya, ini pernyataan Marzuki Alie yang kesekian yang sangat menyinggung perasaan masyarakat.

Dulu ketika gempa besar yang memicu tsunami di Mentawai, dengan entengnya dia menyalahkan warga masyarakat yang bermukim di pinggir pantai. Sekarang polemik soal perlu tidaknya gedung baru bagi kelompok yang dipimpinnya, dengan enaknya dia bilang tidak perlu melibatkan rakyat. Katanya ini urusan orang-orang pintar saja. Sungguh pernyataan tidak bermoral dari seorang yang seharusnya terhormat, setara dengan jabatan dan kedudukannya.

Tentang ini saya jadi teringat perang slogan ketika pemilihan presiden secara langsung yang pertama kali dijalankan republik ini. Marzuki Alie adalah salah satu godokan partai yang mengusung sloga “Bersama Kita Bisa..” Ketua DPR bergelar doktor pemberian ini juga yang ikut menggotong slogan baru pada pemilu presiden 2009 yang berbunyi “Lanjutkan…”

Ternyata setelah 8 tahun berjalan, slogan  “Bersama Kita Bisa” dan “Lanjutkan” makin jelas arahnya. Pada masa pemerintahan yang pertama, presiden yang mengusung slogan ini memang bisa mengatasi segala macam bencana yang menghantam Ibu Pertiwi saat itu. Tsunami Aceh Darusalam yang merenggut jiwa ratusan ribu anak bangsa dapat diatasi meski dengan segala kekurangannya.

begitupun ketika alam murka dan mengguncang Kota Pelajar, Yogyakarta. Pemerintahpun dapat mengatasinya, meski Sri Sultan Hamengkubuwono X sempat berang lantaran daerahnya yang sedang dirundung duka dijadikan ajang kampanye sejumlah partai dengan menebar bendera partainya.

Ya, bersama kita bisa. Bisa mengatasi persoalan meski banyak catatan yang menyertainya. Seperti kordinasi yang masih carut marut dan sebagainya.

Bagaimana pada periode kedua ini? Dengan sloga “Lanjutkan”, ternyata masih banyak kritikan yang di alamatkan kepada dirinya. Niatnya untuk memberantas korupsi cuma sampai di tenggorokan saja. Terbukti korupsi justru kian menjadi-jadi.

Contoh aktual adalah soal Gayus Tambunan. Pegawai rendahan di Direktorat Jenderal Pajak ini berhasil memiliki kekayaan ratusan miliar. Kasusnya baru ditangai setelah berbagai pihak berteriak. Kita harus berterima kasih dengan Komjen Pol Susno Duaji yang teriakannya pada akhirnya membawanya turun dari jabatan Kabareskrim Polri dan bahkan sekarang harus diasingkan di penjara.

Penanganan kasus Gayus Tambunan yang memicu seniman menyindir lewat lagu ini tak kunjung selesai. Pihak-pihak yang disebut Gayus dalam persidangan, masih terlihat jauh dari sentuhan hukum. Rakyat semakin nelangsa ketika seorang juru foto Kompas mendapatkan gambarnya di Bali senang menonton kejuaraan tennis.

Ternyata bebasnya Gayus ke Pulau Dewata itu bukan sekali. Sebelumnya, dia juga bebas berkeliaran ke Macau dan sebagainya. Konon kabarnya, dia bebas berjalan-jalan karena telah memberi kesejahteraan bagi ‘penjaga-penjaganya’ di rumah tahanan.

Apakah ini masuk dalam bagian slogan “Lanjutkan” ? Yang jelas, banyak hal masalah yang membuat negeri ini akan menjadi bangkrut tetap tidak tertangani dengan baik.

Mungkin karena jengkel dengan nahkoda negeri ini yang sibuk dengan pencitraan saja, lambat bergerak dan tidak tegas, maka ngerumpinya sejumlah pensiunan jenderal diindikasikan sebagai sebuah persekongkolan untuk menjatuhkan pemerintahannya. Ya, para pensiunan jenderal itu diwacanakan akan melakukan kudeta.

Mungkin karena jengkel pula, para vokalis mulai menghubung-hubungkan sejumlah kasus yang menjadi bahan perbincangan nasional itu menjadi cara untuk mengalihkan isyu nasional yang menjadi PR pemerintah yang tidak pernah selesai seperti kasus Bank Century dan sebagainya.

Nah, sebagai pribadi, saya cuma bisa bertanya : Apa yang bisa dilakukan bersama Anda saat ini? Apanya yang dilanjutkan bersama Anda? Wong semuanya cuma PEPESAN KOSONG kok!! Ya, semua cuma janji…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: